Home » » Sejarah 5 Februari : Juventus Juara Piala Super Eropa Setelah Hajar Paris Saint-Germain

Sejarah 5 Februari : Juventus Juara Piala Super Eropa Setelah Hajar Paris Saint-Germain

Written By Christine on Jumat, 05 Februari 2016 | 19.03

sbobet,ibcbet,cmdbet,agen judi,judi bola,bandar bola,bola online,judi online,juventus,sejarah,legenda,agen terpercaya,berita bola


Menelusuri debut Juventus kepada 90-an, bisa jadi hampir sebanding kalau kita berkata soal Barcelona di zaman waktu ini. Ya, ke-2 tim bisa berikan kesan adidaya dalam percaturan sepakbola Eropa.

Tidak yakin? Terhadap dekade tersebut Juve dapat menghadirkan gelontoran gelar, baik domestik ataupun Eropa. I Bianconeri merengkuh sampai 11 trofi!

Jajaran trofi itu ialah tiga Scudetto, satu Piala Italia, dua Piala Nomor Satu Italia, satu Piala Intertoto, satu Piala UEFA, satu Liga Champions, satu Piala Interkontinental, & satu Piala Nomor Satu Eropa.

Gelar yg dinamakan terakhir itulah yg bakal kita bahas kali ini, dikarenakan di capai serasi 19 th silam, atau terhadap 5 Pebruari 1997.

Berstatus kampiun Liga Champions periode 1995/96, Juve automatic mentas di Piala Nomor Satu Eropa 1996 guna hadapi jagoan Piala UEFA di periode yg sama, yg saat itu direngkuh Paris Saint-Germain.

Ups, janganlah samakan PSG dulu bersama PSG zaman saat ini. Kala itu mereka bukan club yg tajir raya sampai enteng mendatangkan pemain bintang lima.

Kesuksesan Les Parisiens merebut Piala UEFA, dulu yakni salah satu kejutan agung sepakbola Eropa. Mereka melejit dgn jajaran pemain lokal yg bersinar, macam Bernard Lama, Paul Le Guen, & Benoit Cauet.

Tapi kejutan yg dihadirkan PSG nyatanya masihlah belum bisa mengimbangi kedigdayaan Juve. Elemen tersebut nampak bersama timpangnya duel Piala Nomor Wahid Eropa, yg ketika itu tetap memakai system kandang-tandang.

Dihelat lebih-lebih dulu di Parc des Princes, markas PSG, terhadap 15 Januari 1997, sang tuan hunian dengan cara mengenaskan terkapar telak 6-1!

Sepasang gol Michele Padovano pun masing-masing satu dari Sergio Porrini, Ciro Ferrara, Attilio Lombardo, & Nicola Amoruso, cuma bisa dibalas satu oleh PSG melalui lesatan Raí Souza Vieira de Oliveira.

Terhadap leg ke-2 yg digelar di Stadio La Favorita (sekarang Renzo Barbera) kepada 5 Pebruari 1997, Juve yg telah 99 prosen jawara, menyempurnakan gelar Piala Nomor Wahid Eropa keduanya itu bersama kemenangan meyakinkan 3-1.

Alessandro Del Piero menjadi bintang di situ dgn menorehkan dua gol, plus penambahan satu dari Christian Vieri. PSG sendiri lagi-lagi cuma mampu membalasa satu lewat orang yg sama, adalah Raí Souza Vieira de Oliveira.

La Vecchia Signora serta resmi ke luar sbg pemenang Piala Nomor Satu Eropa 1996, melalui agregat gemilang 9-2!

Sayang, sejak waktu itu prestasi Juve di Benua Biru meredup. sampai sekarang mereka cuma bisa menambah satu trofi kontes antarklub Eropa, dalam bentuk Piala Intertoto, kepada 1999 dulu.

Terkecuali trofi tersebut, prestasi paling baik La Fidanzata D'Italia merupakan menjadi finalis Liga Champions di masa 1996/97. 1998/99, 2002/03, & yg paling hangat di masa dulu, 2014/15.
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Copyright © 2013. Informasi Slot Dewa Gacor Terpercaya Indonesia Paling Aman - All Rights Reserved
Created by https://mimpihotanda.blogspot.com